27 Jan

Serba Serbi Shared Hosting dan Tips Menggunakan Shared Hosting Secara Aman dan Nyaman

Serba Serbi Shared Hosting dan Tips Menggunakan Shared Hosting Secara Aman dan Nyaman

 

Apakah shared hosting? Apakah shared hosting tidak aman atau nyaman? Jika tidak aman atau nyaman, mengapa banyak layanan hosting yang menawarkan shared hosting?.

Sebelumnya, kita mengetahui bahwa sebuah server adalah kurang lebih sama dengan komputer biasa. Server ini memiliki RAM, processor dan hardisk juga selain komponen lain.

Untuk shared hosting, satu server akan dibagi untuk banyak pengguna dan akhirnya akan menampung barangkali hingga 200 website.  Setiap situs yang ada akan berbagi space hardisk, RAM dan koneksi yang sama dengan situs lainnya. Untuk pembelian paket hosting shared, anda akan melihat pembatasan pada jumlah space hardisk yang bisa anda pergunakan. Anda bisa mendapatkan dari beberapa ratus MB hingga puluhan GB space. Untuk penggunaan RAM serta CPU, pada dasarnya anda akan menggunakan CPU dan RAM uang sama dengan yang digunakan orang lain di server yang sama.

Lalu, mengapa banyak yang menawarkan layanan shared hosting? Server pada shared hosting ini secara umum kapasitasnya diatas CPU biasa, sehingga akan berlebihan jika digunakan hanya untuk 1 server dengan 1 website saja. Karena inilah, maka ada alasan ekonomis untuk membagi server bagi banyak website sekaligus.

Server shared hosting cukup rawan terhadap malware dan virus. Untuk merapihosting, kami selalu bekerja untuk mengamankan data anda dari malware dan virus. Juga, kami bekerja sebaik mungkin mengamankan server dari hacker, malware dan sebagainya. Dari sisi pengguna, dengan sekian banyak pengguna shared hosting yang ada, ada saja yang kurang memahami soal keamanan situsnya dan akhirnya menjadi sasaran malware atau virus tanpa disadari.

Jadi, untuk pelanggan shared hosting, akan banyak tergantung kepada penyedia server untuk soal keamanan. Tetapi, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk berjaga-jaga.

Tips:

  • Selalu gunakan username dan password yang sulit ditebak untuk Cpanel hingga websitenya.
  • Jika anda menggunakan CMS wordpress, sangat disarankan untuk menggunakan plugin keamanan yang telah terbukti seperti wordfence atau sucuri.
  • Selalu update software website and. Untuk wordpress ini termasuk wordpressnya sendiri, theme dan semua pluginnya.

Jika seorang hacker berhasil masuk ke sebuah website, pada dasarnya dia akan bisa menginfeksi website lain di server yang sama. Hal ini menjadi tanggungjawab kami dan kami berusaha mengamankan data semua pelanggan dengan sistem backup yang baik. Kami bisa menggunakan data website di server lain jika diperlukan sehingga data pelanggan tidak hilang begitu saja.  Juga, hal ini bisa mengurangi waktu server down atau tidak bisa diakses.

Backup data yang baik ini juga bermanfaat jika terjadi masalah lain diluar masalah virus dan hacker.

Tips:

  • Sebaiknya anda juga melakukan backup data sendiri secara berkala untuk mengamankan semua data anda.
  • Selalu simpan backup anda ditempat yang berbeda dari server shared hosting anda.

Untuk kenyamanan pengguna, shared hosting yang di-manage dengan baik akan nyaman dan cepat.

Secara mendasar, dengan pengguna yang cukup berbeda, penggunaan resource atau sumberdaya dari server ini bisa berbeda antar website. Untuk website yang pengunjungnya besar, sumberdaya yang digunakan akan besar juga. Untuk website kecil, maka sumberdaya yang dipakai juga kecil.

Tetapi, disini semua website atau situs tadi akan berada dalam satu server tanpa membedakan besar dan kecilnya, tanpa membedakan berat atau tidak ketika loading dan sebagainya.

Biasanya, para pemilik website akan suka dengan adanya layanan unlimited bandwidth untuk shared hosting. Unlimited bandwidth ini biasanya sebenarnya adalah unmetered bandwidth atau pihak hosting tidak menghitung bandwidth anda. Dengan pemahaman bahwa diantara 200 website tadi jumlah pengunjung dan ukuran website berbeda-beda, maka tidak menerapkan batas bandwidth untuk website – website yang ada akan “aman –aman” saja. Ini karena “jatah” bandwidth dan resource lain dari website kecil yang belum terpakai bisa dialokasikan untuk web besar tadi.

Tetapi, dari penjelasan ini, anda juga bisa melihat bahwa sebenarnya akan ada “batasan” untuk bandwidth yang bisa disediakan. Bandwidth besar tentunya sejalan dengan jumlah pengguna yang besar atau ada fitur yang meminta resource besar di server untuk dijalankan yang kemudian juga diakses banyak pengguna. Tidak bisa tidak, semakin banyak pengguna, akan semakin banyak juga menggunakan RAM,CPU dan sebagainya. Pada akhirnya, performa server secara keseluruhan akan menurun dan bahkan bisa down. Jika ini yang terjadi, maka semua situs yang ada di server itu akan bermasalah juga.

Pada beberapa layanan hosting, ada yang mencari cara untuk membagi resource atau sumberdaya server secara adil. Jadi, untuk layanan-layanan dari para penyedia hosting ini akan memilih untuk memberikan pembatasan di soal bandwidth. Ini adalah cara yang mudah untuk membagi sumberdaya server dan sekaligus memastikan tidak ada lonjakan beban server yang mengganggu semua website di server itu.

Ada juga yang memberikan layanan dengan Operating System (OS) CloudLinux. OS ini akan memberikan batasan resource untuk setiap akun. Jadi, CPU, RAM, partisi hardisk dan sebagainya seolah-olah dibagi secara fisik kepada masing-masing akun. Layanan ini juga “mengurung” satu akun dari akun lain supaya tidak menularkan virus atau malware.

Untuk membatasi penggunaan resource pula, ada penyedia hosting yang membatasi besar transfer file lewat FTP atau bahkan ada yang tidak membuka akses transfer file dengan FTP. Transfer dengan FTP ini memungkinkan transfer data dalam jumlah banyak sekaligus puluhan MB hingga beberapa GB. Data-data berukuran besar ini akan memperlambat server saat diakses secara online.

Jika pengaturan dilakukan secara benar, server shared hostingpun akan memiliki performa yang memuaskan juga.

Berapa sebenarnya bandwidth yang kita butuhkan? Sebagai gambaran, jika ukuran tiap halaman anda dengan 2 atau 3 gambar ukuran sedang sekitar 400 KB, maka dengan bandwidth 10 GB anda bisa membuka halaman tersebut lebih dari 20.000 kali. Artinya, dipotong bandwidth saat anda posting dan edit konten, maka secara kasar pengunjung yang bisa melihat situs anda dalam sebulan adalah sekitar 20.000 orang. Untuk situs dengan banyak tulisan, ukuran halaman yang ada biasanya kurang dari 400 KB juga per halaman.

Gambarannya lagi, paket dengan bandwidth hingga 10 GB setiap bulan biasanya berharga dibawah RP 50.000 – perbulan untuk mayoritas penyedia hosting di Indonesia.

Jika anda membeli paket VPS yang harganya mencapai ratusan ribu rupiah perbulan, secara umum situs anda siap dikunjungi hingga ratusan ribu pengunjung juga setiap harinya.

Tips:

  • Jika anda membeli shared server hosting yang anda anggap bandwidthnya terbatas, anda bisa mencoba layanan CloudFlare.

Layanan ini ada yang tersedia gratis. Meskipun gratis, tetapi ada kelebihan yang ditawarkan, anda bisa mendapatkan bandwidth yang seolah-olah lebih besar. Untuk layanan gratis, beberapa sumber mengatakan resource server dan bandwidth mereka bisa berkurang hingga 50%.

Inilah tips dari kami untuk anda yang berlangganan server shared hosting. Meskipun berbagi dengan banyak website lain, bukan berarti website kita tidak bisa cepat dan memiliki uptime yang tinggi. Jika kita baru memulai webiste, mungkin tidak perlu membayar server Dedicated dengan biaya jutaan sebulan. Shared hosting bisa menjadi pilihan rasional yang tetap menjaga kualitas juga.

Untuk ini,merapi hosting selalu bekerja dengan sungguh-sungguh supaya anda tidak perlu lagi memikirkan server anda. Anda kembangkan saja bisnis anda dan masalah server adalah bagian kami.

 

5/5 (1)

Please rate this



Share this

Leave a reply